Sabtu, 27 September 2014

Sekolah Berprestasi Minim Siswi

TRIBUNKALTENG.COM, KANDANGAN - Meski terhitung sebagai sekolah yang mencetak siswi berprestasi, ironisnya keberadaan ponpes Ibnu Mas’ud yang juga tersedia sekolah umum SMP dan SMA, hanya memiliki sedikit siswi dan nyaris luput dari perhatian bantuan. Tak seperti sekolah umum berprestasi lainnya di Kandangan sepeti SMAN 1 Kandangan atau SMAN 2 Kandangan yang menerima hingga 500 lebih siswa, SMA Ibnu Mas’ud Puteri sendiri saat ini hanya diisi puluhan siswi. Meski jumlahnya digabung dengan siswi SMP, jumlahnya tak lebih dari 100 siswa. Itu sebabnya untuk jurusan kelas pun baru dibuka kelas Bahasa Indonesia. Sedangkan kelas IPA ataupun IPS, belum ada. Jika dilihat dari letak bangunannya, Ponpes Ibnu Mas’ud berada di tepi Jl A Yani Kecamatan Sungai Raya. Akses mencapai ke sekolah ini sangat mudah. Demikian juga dengan kondisi luas lahan dan bangunannya, bisa menampung banyak siswa berlipat-lipat jumlah yang ada. Tak kalah dengan SMA umumnya di Kandangan. Pimpinan Ponpes Ibnu Mas’ud Puteri, H Rahmadianoor, menjelaskan jumlah siswi yang masuk sekolah binaannya terbilang fluktuatif. Namun jika dibanding sekolah lain seperti madrasah ataupun sekolah umum lainnya, jumlahnya jauh lebih sedikit. Sekolah berprestasi ini ternyata masih miskin jumlah siswinya. “Jumlah siswi yang masuk setiap tahunnya fluktuatif. Kadang banyak, kadang sedikit. Tapi jika dibanding sekolah lainnya, memang jauh lebih sedikit. Saat ini seluruh siswi tingkat SMP dan SMA hanya berjumlah 100 siswi,”jelas Drs.Rahmadianor

Selasa, 16 September 2014

Tahun 2014 DP3 Berubah Jadi SKP

Daftar Penilaian Prestasi Pegawai (DP3) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dilakukan penilaian setiap tahun oleh atas langsung PNS merupakan keniscayaan dalam menilai kinerja Pegawai Negeri Sipil. Penilaian tersebut menjadi syarat setiap PNS yang mengajukan kenaikan pangkat. Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Dr Wahyono MM, dalam sambutan acara Lokakarya Kompetensi dan Penilaian Sasaran Kerja PNS Sabtu (14/9) di Rektorat kampus Sekaran mengatakan bahwa Penilaian Kinerja PNS harus dilakukan secara objektif. “Kalau pegawai itu baik, kinerja bagus, mestinya DP3 baik, suatu saat ada yang datang ke saya mengatakan bahwa si A kinerja kurang baik, dengan berbagai alasan begini –begini, tetapi setelah dicek DP3nya baik, bagaimana ini? tentu saja hal ini jangan sampai terjadi”, katanya. Menurut Wahyono, mulai tahun 2014 DP3 berganti jadi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), sebagai seorang pimpinan hal baru ini, harus segera disosialisasikan ke staf bawahan, dosen agar mereka memahami perubahan ini, dan diimplementasikan, “narasumber yang kita hadirkan silahkan dikuras habis ilmunya, semakin ilmu dikuras tidaklah berkurang, bahkan ilmunya akan semakin berkembang”, tegasnya. Acara yang diikuti PD2, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Badan, Kepala UPT, Kabag dan Kasubbag itu menghadirkan pembicara dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yulianus dengan memaparkan cara menyusun Sasaran Kinerja Pegawai. Yulianus mengemukakan bahwa SKP merupakan sasaran kinerja dan target kerja tahunan PNS, selama satu tahun, apa yang akan dilakukan oleh pegawai, “SKP mempunyai bobot 60% dan 40% penilaian dari aspek behavior, penilaian SKP ini untuk menentukan berapa besaran remunerasi yang akan diterima oleh PNS”. tandasnya

Minggu, 31 Agustus 2014

Kekuasaan Menciptakan Kemunafikan

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat selalu membutuhkan adanya pemimpin. Di dalam kehidupan rumah tangga diperlukan adanya pemimpin atau kepala keluarga, begitu pula halnya di masjid sehingga shalat berjamaah bisa dilaksanakan dengan adanya orang yang bertindak sebagai imam, bahkan perjalanan yang dilakukan oleh tiga orang muslim, harus mengangkat salah seorang diantara mereka sebagai pemimpin perjalanan. Ini semua menunjukkan betapa penting kedudukan pemimpin dalam suatu masyarakat, baik dalam skala kecil apalagi skala besar. Dalam konteks membangun kehidupan yang lebih baik, seseorang yang dinilai berpotensi untuk mengemban amanah memimpin tidak dibolehkan mengelak, karenanya Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa diserahkan kekuasaan urusan manusia lalu menghindar (mengelak) melayani kaum lemah dan orang yang membutuhkannya maka Allah akan mengindahkannya pada hari kiamat (HR. Ahmad) Dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, banyak orang yang semula memperjuangkan seseorang untuk menjadi pemimpin menjadi kecewa berat dengan sikap, ucapan dan tindakan seorang pemimpin yang dikaguminya. Salah satunya adalah karena sang pemimpin gagal mendisiplinkan dirinya untuk menjadi pemimpin yang sejati sehingga cita-cita ishlahul hukumah (memperbaiki pemerintahan) tidak dirasakan oleh masyarakat, bahkan ada juga yang mengatakan harus dilakukan upaya mereformasi gerakan reformasi. Karena itu menarik untuk merenungi rubrik Pause pada harian Media Indonesia, Senin 11 Januari 2010, rubrik yang mengangkat hasil-hasil penelitian di berbagai negara di dunia. Mengapa banyak orang berkuasa gagal mematuhi aturan-aturan etis yang justeru mereka ciptakan sendiri?. Sebuah hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa kekuasaan membuat orang lebih ketat mengawasi prilaku orang lain, tetapi membuat mereka longgar terhadap diri sendiri. “Menurut hasil penelitian kami, kekuasaan dan pengaruhnya dapat menyebabkan keterpautan yang serius antara penilaian publik dan prilaku pribadi. Akibatnya, mereka yang berkuasa akan menjadi lebih ketat menilai orang lain, tetapi longgar terhadap diri sendiri” (Adam Galinsky, peneliti etika pada kellogg School University Northwestern, Amerika Serikat). Hasil penelitian ini tentu kita rasakan bersama di negera kita, bahkan dalam skala yang lebih kecil di organisasi atau jamaah kita. Di pemerintahan, baik pusat maupun daerah sudah umum bila pemimpin datang ke suatu acara belakangan sehingga bila yang diundang terlambat datang, maka pemimpin lebih terlambat lagi, padahal ia sering menekankan kedisiplinan dari sisi waktu. Ketika pemimpin menekankan kesederhanaan, maka itu tidak berlaku bagi dirinya. Para pemimpin justeru hidup enak dengan berbagai fasilitas yang menyenangkan, bahkan ada seorang Menteri yang waktu itu kendaraan dinasnya Toyota Camry memberikan sambutan dihadapan kaum muslimin yang disiarkan melalui radio swasta bahwa menjadi menteri itu tidak enak-enak amat dibanding jadi duta besar, karena kendaraan dinasnya Baby Benz dan Volvo, kalau mobil dinas yang sekarang, duduk di mobil itu sama saja dengan duduk di papan kayu. Begitulah ucapan sang menteri yang bekas duta besar di luar negeri. Jabatan kalau diraih dengan ambisi, dianggap sebagai sebuah gengsi yang bisa mengangkat prestise memang bisa menciptakan kemunafikan. Beda dengan seorang Khalifah, sebut saja diantaranya Umar bin Abdul Aziz yang jabatan itu dianggap sebuah amanah yang harus bisa dipertanggungjawab dihadapan Allah swt. Jabatan dengan sudut pandang seperti itu membuatnya sangat hati-hati dan tidak menganggap sepele persoalan sekecil apapun, bahkan sesuatu yang sekadar dianggap tidak patut sekalipun ditinggalkanya. Hari pertama sebagai Khalifah, Umar dikejutkan dan mengejutkan banyak orang. Setelah menyelesaikan prosesi penguburan Khalifah Sulaiman, kepadanya disiapkan sejumlah kendaraan yang terdiri dari kuda pengangkut barang, beberapa ekor kuda tunggangan lengkap dengan peralatan dan kusirnya. Beliau bertanya: “Apakah ini?”. Mereka menjawab: “Ini kendaraan buat khalifah”. Umar menegaskan: “Hewanku lebih sesuai bagiku”. Maka Umar menjual semua hewan itu dan uangnya diserahkan kepada Baitul Maal. Begitu pula semua tenda, permadani dan semua tempat alas kaki yang disediakan untuk khalifah-khalifah yang baru. Iapun melakukan evaluasi dan kesimpulannya ia harus menjauhkan diri dari kenikmatan duniawi, maka dikembalikanlah semua tanah perkebunan yang dulu diberikan kepadanya dan dilepaskan harta yang dulu diberikan kepadanya karena ia yakin semua itu bukan harta yang halal, bahkan iapun menanggalkan pakaian yang mahal dan beralih kepada yang murah. Dalam suatu riwayat diceritakan bahwa Umar bin Abdul Aziz memang menunjukkan kesederhanaan itu, sebelum menjadi khalifah ia memang sudah menjadi orang kaya, karenanya ia bisa menghabiskan dana untuk membeli pakaian yang harganya 600 dirham, tapi ketika ia menjadi khalifah ia hanya membeli pakaian yang harganya 6 dirham, hal ini ia lakukan karena kehidupan yang sederhana tidak hanya harus dihimbau, tapi harus dicontohkan langsung kepada masyarakatnya. Raja’ bin Haiwah, seorang menteri pada cabinet Umar. “Aku disuruh oleh umar bin Abdul Aziz membeli pakaian seharga enam dirham, maka aku belikan seperti apa yang diharapkannya itu dan kemudian beliau berkata : Itulah pakaian yang saya senangi, walaupun itu tidak begitu halus.” Berkata raja, “Mendengar itu pun aku menangis, terharu.” Khalifah bertanya, “Apa yang engkau tangiskan?” Raja’ menjawab, “Dulu saya bawa kepada engkau pakaian seharga enam ratus dirham, maka engkau berkata, ‘Saya senang pakaian ini, sayang ini terlalu kasar.’ Tetapi sekarang, setelah engkau jadi khalifah, saya belikan engkau pakaian seharga enam dirham saja, engkau berkata, “Saya senang pakaian ini, ini demikian halus.” Bahkan Ibnu Abdil Hakam meriwayatkan bahwa Umar sebelum menjadi khalifah menganggap kasar pakaian yang berharga sampai 800 dirham, namun kini pakaian dengan harta 8 dirham saja dianggapnya begitu halus. Kesederhanaan inipun mendapat dukungan dari anggota keluarganya, isteri dan anaknya. (Penulis aktif menulis berbagai buku, di antaranya ‘Kunci Ampunan Dosa’) di era muslim

Sabtu, 30 Agustus 2014

MASA-MASA DI SMADA

Assalamu'alaikum wrwb Masa di Smada Saya dikerjakan di smada tanggal 01 Maret 1990 sampai 14 september 2014 jadi tentunya ada dan yang diingat saat-saat di smada kdg. Saat pertama kerja jadi cpns 2 tahun saya masih single dan sangat menyukai kerjaan guru saat itu selalu siap mengisi jam kosong di jurusan dan kelas apa saja saya selalu siap ngajar saat tidak ada gurunya, bahkan sorepun saya turun untuk ekstrakurikuler dan alhamdulillah selalu fit alias sehat mungkin karena sendirian alias single saya sibukkan diri terutama disekolahan, kalau sore saat tidak ada kegiatan saya imut bisa volly ball, sepak bola, basket, tennis meja, batminton, tenis lapangan dsb. malahan dayung pernah alias lanting/arum jeram yang mengikuti arus sungai amandit dari loksado ke kandangan tahun 1992, sungguh sangat berkesan karena sebelumnya nginap diloksado di ketua RT yang anaknya murid kami smada. Saya pernah ikut napak tilas dua kali dan yang kedua kebetulan saya pembina PMR mengirim 8 regu sangat semangat walau jalan kaki dari telaga langsat ke durian rabung padang batung lalu ke tanuhi loksado, itu juga sangat berkesan maklum masih muda. Juga saya bersepeda ria ke gua/masuk gua telaga langsat di desa mandala sekalian rekreasi ke danau mandala disana berjukung dan menikmati pemandangan dan saat itu karena daerah rekreasi tentunya sangat ramai pengunjung dan mulai tahun 2008 lokasi ditutup lalu dijadikan pondok modern Al Baladul Amin HSS, pada tahun sama juga bersama siswa-siswa ke gua/masuk gua di gunung pagat di Barabai, itu semua sangat sangat menyenangkan. Pencapaian saya di PMR pertama juara umum Jumbara PMR/PMI se kalsel di lap.koramil telaga langsat, lalu berekreasi 6 mobil ke takisung tim PMR tersebut. Untuk saya dibidang lain yaitu anggota tim sepakbola PGRI HSS saat itu final dilap.binuang tapin antara PGRI HSS vs PGRI Tabalong dan terjadi adu finalti karena satu sama. Dan saat pinalti saya salah satu algojonya dan alhamdulillah tembakan saya masuk kedudukan 4-3 karena hss satu tidak masuk tabalong dua tidak masuk dan akhirnya kita menang piala ada di smasa kdg. Selanjutnya untuk tour/rekreasi bersama guru-guru smada selama di smada antara lain ke kalimantan timur balikpapan dan samarinda, sedang di kalsel ke tanjung ( tanjung puri dan lap.pertamina ) ke banjarmasin ( mitra, duta mall, ramayana, sabilal mutadin, water boom,pulau kembang), banjarbaru+martapura (riam kanan-pulau pinus, kalampian sekumpul, pasar martapura, musium, kolam renang ) pelaihari ( takisung, batakan, pasar/kota pelaihari )Rantau margasari ( kolam renang, pasar, pelabuhan margasari ) Marabahan ( pasar, pelabuhan ) Barabai ( pagat, waki, air panas, pasar ) Amuntai ( pasar, patung kerbau+itik)dan kota lain yang dilallui. Kebetulan saya ikut persatuan tenis lapangan bertanding ke mana-mana termasuk ke benua enam tersebut dan banjarmasin di lapangan indoor,pelaihari, banjarbaru martapura, marabahan lalu ke Kapuas Kalteng. Kesan saya selanjutnya yaitu saya pernah jadi bapak asuh anak kurang mampu yaitu Tomito Susanto ikut saya 2 tahun saat kelas 2 dan 3 sma atau kalau sekarang saat kelas XI dan XII, karena tidak ada biaya kuliah dan kebetulan ada prioritas kalsel 8 siswa akan di terima di AD yaitu TNI angkatan darat di Magelang yang selama bertahun-tahun tidak pernah kalsel masuk ke AD. maka Tomito tersebut ikut berkompetisi dan yang jadi wali adalah saya untuk semua berkas pendaftaran saya yang tanda tangan. Dan alhamdulillah lancar dan diterima di TNI AD di Magelang sampai lulus dan sekarang diatas kolonel pangkatnya. Saya lulusan diploma lalu saya kuliah lagi di UT yaitu universitas terbuka di Jakarta dan lulus tepat dua tahun dan wisuda dijakarta yang lulus fisika sarjana seluruh indonesia tercepat 2 tahun bertiga termasuk saya walau ip pas-pasan, alhamdulillah. Lama tidak berperan bertahun-tahun dan tahun 2011 saya ditugasi untuk pembimbing olypiade fisika tingkat kabupaten dan alhamdulillah berkat soal latihan yang kuberi lewat file atas nama Kholid juara satu tk.kab. lalu tahun berikutnya juga saya pembimbingnya atas nama Alpian juga juara 1 tk,kab. sedang terakhir 2014 tidak dapat. Dalam segi tehnologi saya mengusulkan siswa boleh bawa Hp yang selama ini dilarang, sedang bidang bangunan saya sudah usul 4 kali selama 4 tahun pada tiap rapat bahwa mushala smada perlu dibangun untuk meningkatkan imtaqnya. masalah setuju atau tidaknya saya serahkan keforum. Itulah kisah yang saya ingat dan saya senang karena sudah berbuat untuk smada. Saya hanya mengingat yang baik, sedang yang buruk saya buang jauh-jauh dan saya tidak mengingat lagi. Mudahan Allah mengetahuinya. Trimakasih Wassalam.

Jumat, 22 Agustus 2014

FORMASI CPNSD di KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

FORMASI CPNSD di KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN ASLI . . Dari Kantor BKD Kab.Hss KLIK persyaratan pendaftaran http://bkd-hss.net/wp-content/uploads/2014/08/PERSYARATAN-CPNS-TAHUN-2014-KAB.-HSS.pdf Persayaratan Pendaftaran CPNS 2014 secara online: 1. Nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP). 2. Tahun dan nomor ijasah pendidikan terakhir. 3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) transkrip nilai pendidikan terakhir. 4. Berkas pasfoto digital warna berukuran 200 x 150 piksel dalam format JPEG (dengan nama ekstensi JPG) dan maksimal berukuran sebesar 30 KB. 5. Berkas fotokopi digital ijasah dan transkrip dalam format PDF (dengan nama ekstensi PDF) dan maksimal berukuran 500 KB. 6. Surat elektronik (email) yang biasa dan selalu Anda akses secara berkala. Informasi khusus akan disampaikan melalui surat elektronik secara langsung. 7. Judul dan abstrak tugas akhir/tesis/disertasi 8. Untuk pelamar lulusan dari luar-negeri, diwajibkan melampirkan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah dari Dikti-Depdiknas, atau Surat Keterangan telah mengajukan permohonan Penyetaraan Ijazah. 9. Kebenaran isian serta berkas digital yang diunggah akan dicek pada saat verifikasi fisik sebelum ujian tulis. Ketidaksesuaian data akan mengakibatkan peserta digugurkan dan tidak diperkenankan mengikuti ujian tulis. Klik ini http://bit.ly/seleksicpns2014 — bersama Fahmy Thayib dan 15 lainnya. Foto: FORMASI CPNSD di KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN ASLI . . Dari Kantor BKD Kab.Hss KLIK persyaratan pendaftaran http://bkd-hss.net/wp-content/uploads/2014/08/PERSYARATAN-CPNS-TAHUN-2014-KAB.-HSS.pdf Persayaratan Pendaftaran CPNS 2014 secara online: 1. Nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP). 2. Tahun dan nomor ijasah pendidikan terakhir. 3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) transkrip nilai pendidikan terakhir. 4. Berkas pasfoto digital warna berukuran 200 x 150 piksel dalam format JPEG (dengan nama ekstensi JPG) dan maksimal berukuran sebesar 30 KB. 5. Berkas fotokopi digital ijasah dan transkrip dalam format PDF (dengan nama ekstensi PDF) dan maksimal berukuran 500 KB. 6. Surat elektronik (email) yang biasa dan selalu Anda akses secara berkala. Informasi khusus akan disampaikan melalui surat elektronik secara langsung. 7. Judul dan abstrak tugas akhir/tesis/disertasi 8. Untuk pelamar lulusan dari luar-negeri, diwajibkan melampirkan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah dari Dikti-Depdiknas, atau Surat Keterangan telah mengajukan permohonan Penyetaraan Ijazah. 9. Kebenaran isian serta berkas digital yang diunggah akan dicek pada saat verifikasi fisik sebelum ujian tulis. Ketidaksesuaian data akan mengakibatkan peserta digugurkan dan tidak diperkenankan mengikuti ujian tulis. Klik ini http://bit.ly/seleksicpns2014

Bagi kawan yang belum memahami cara pendaftaran CPNS Online 2014 bisa disimak alur berikut : 1. Pelamar menuju portal CPNS www.panselnas.menpan.go.id (pelamar dapat melihat formasi jabatan serta pendidikan untuk setiap instansi,mengisi Email aktif,nama/TTL/NIK sesuai KTP yang berlaku dan memilih instansi yg dilamar) 2.Pendaftar akan mendapatkan username/pasword dan link registrasi untuk melanjutkan mendaftar melalui email aktif yang didaftakan sebelumnya. 3. Pelamar login ke www.sscn.bkn.go.id dan melakukan pengisian biodata dan memilih jabatan yang dilamar,lalu mencetak/meprint kartu registrasi 4.Pelamar menyiapkan dan mengirimkan berkas sesuai pesyaratan instansi dan wajib menyertakan kartu registrasi yg telah dicetak sebelumnya. (untuk Kab.Tapin berkas dikirim melalui pos atau bisa juga dikirim langsung ke BKD Tapin. "tunggu Pengumuman Berikutnya dari BKD") 5.Tim Verifikasi (panitia BKD Tapin) akan melakukan verifikasi berkas sesuai sarat pendaftaran. (kami akan verifikasi berkas yg dikirim dan mencocokan dengan data yg telah di masukkan ke situs online,memeriksa kecocokan jabatan dan formasi yg dilamar,oleh kerena itu kami harap kehati-hatian pelamar supaya tidak ada kesalahan dalam memasukkan data.) 6.apabila berkas dinyatakan lengkap dan benar, maka pelamar dinyatakan lulus administrasi dan mendapatkan kartu TES yg diterbitkan oleh BKD. Adapun yang tidak lengkap berkas/ada kesalahan dinyatakan tidak lulus administrasi. *Untuk pengumuman lulus/tidak lulus adminitrasi kita umumkan setelah pendaftaran ditutup dan seluruh berkas telah selesai diverifikasi. *diharapkan bagi seluruh pelamar agar cermat dan teliti dalam pengisian biodata,jabatan yang dilamar,dan jenjang pendidikan sehingga tidak ada kesalahan dalam pengisian data pelamar. *APABILA ADA PERUBAHAN MEKANISME PENDAFTARAN DARI KAMI MAKA AKAN KAMI BERITAHU SELANJUTnya. Foto BKD Tapin. Foto BKD Tapin. 72 DibagikanSukaSuka · · Bagikan

Bagi kawan yang belum memahami cara pendaftaran CPNS Online 2014 bisa disimak alur berikut : 1. Pelamar menuju portal CPNS www.panselnas.menpan.go.id (pelamar dapat melihat formasi jabatan serta pendidikan untuk setiap instansi,mengisi Email aktif,nama/TTL/NIK sesuai KTP yang berlaku dan memilih instansi yg dilamar) 2.Pendaftar akan mendapatkan username/pasword dan link registrasi untuk melanjutkan mendaftar melalui email aktif yang didaftakan sebelumnya. 3. Pelamar login ke www.sscn.bkn.go.id dan melakukan pengisian biodata dan memilih jabatan yang dilamar,lalu mencetak/meprint kartu registrasi 4.Pelamar menyiapkan dan mengirimkan berkas sesuai pesyaratan instansi dan wajib menyertakan kartu registrasi yg telah dicetak sebelumnya. (untuk Kab.Tapin berkas dikirim melalui pos atau bisa juga dikirim langsung ke BKD Tapin. "tunggu Pengumuman Berikutnya dari BKD") 5.Tim Verifikasi (panitia BKD Tapin) akan melakukan verifikasi berkas sesuai sarat pendaftaran. (kami akan verifikasi berkas yg dikirim dan mencocokan dengan data yg telah di masukkan ke situs online,memeriksa kecocokan jabatan dan formasi yg dilamar,oleh kerena itu kami harap kehati-hatian pelamar supaya tidak ada kesalahan dalam memasukkan data.) 6.apabila berkas dinyatakan lengkap dan benar, maka pelamar dinyatakan lulus administrasi dan mendapatkan kartu TES yg diterbitkan oleh BKD. Adapun yang tidak lengkap berkas/ada kesalahan dinyatakan tidak lulus administrasi. *Untuk pengumuman lulus/tidak lulus adminitrasi kita umumkan setelah pendaftaran ditutup dan seluruh berkas telah selesai diverifikasi. *diharapkan bagi seluruh pelamar agar cermat dan teliti dalam pengisian biodata,jabatan yang dilamar,dan jenjang pendidikan sehingga tidak ada kesalahan dalam pengisian data pelamar. *APABILA ADA PERUBAHAN MEKANISME PENDAFTARAN DARI KAMI MAKA AKAN KAMI BERITAHU SELANJUTnya. Foto BKD Tapin. Foto BKD Tapin. 72 DibagikanSukaSuka · · Bagikan

Jumat, 08 Agustus 2014

BEBAN KERJA GURU

BEBANKERJA GURU (Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008) 1. Guru tanpa tugas tambahan adalah 24 s.d 40 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 52 (2)), dilaksanakan minimal 6 jam tatap muka pada sekolah tempat tugas sebagai guru tetap (Psl 52 (3)) 2. Guru yang mendapat tugas tambahan : a) Kepala sekolah minimal 6 jam tatap muka dalam 1 minggu atau membimbing minimal 40 orang siswa bagi kepala sekolah yang berasal dari guru BK/konselor (Psl 54 (1)) b) Wakil kepala sekolah minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu atau membimbing minimal 80 orang siswa bagi kepala sekolah yang berasal dari guru BK/konselor (Psl 54 (2)) c) Kepala program keahlian (SMK) minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 54 (3)) d) Kepala perpustakaan minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 54(2 ) e) Kepala laboratorium dan bengkel/unit produksi (SMK) minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 54 (5)) 3. Guru BK membimbing minimal 150 siswa per tahun pada satu atau lebih sekolah (Psl 54 (5)) WAKIL KEPALA SEKOLAH 1. Jumlah wakil kepala sekolah maksimal 4 orang yang terdiri dari Urusan Kurikulum, Urusan Kesiswaan, Urusan Sarana Prasarana, dan Urusan Hubungan Masyarakat (Instrumen PK tugas tambahan guru pada Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010) 2. Berdasarkan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 (Standar Pengelolaan) : a) SD tidak memiliki wakil kepala sekolah b) SMP memiliki 1 wakil kepala sekolah c) SMA memiliki 3 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana) d) SMK memiliki 4 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hu- bungan Industri) 3. Berdasarkan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 tentang Pedoman Tipe SMP : a) Tipe A (≥ 27 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah b) Tipe A1 (24-26 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah c) Tipe A2 (21-24 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah d) Tipe B (18-20 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah e) Tipe B1 (15-19 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah f) Tipe B2 (12-14 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah g) Tipe C (9-11 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah h) Tipe C1 (6-8 rombel) : tidak memiliki wakil kepala sekolah j) Tipe C2 (3-5 rombel) : tidak memiliki wakil kepala sekolah 4. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 dan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 : a) SMA/SMK memiliki 4 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubungan Masyarakat) b) SMP berdasarkan tipe sekolah : (1) Tipe A (≥ 27 rombel) : memiliki 4 wakil kepala sekolah (2) Tipe A1 (24-26 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah (3) Tipe A2 (21-24 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah (4) Tipe B (18-20 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah (5) Tipe B1 (15-19 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah (6) Tipe B2 (12-14 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah (7) Tipe C (9-11 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah (8) Tipe C1 (6-8 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah (9) Tipe C2 (3-5 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah c) SD tidak memiliki wakil kepala sekolah KEPALA PERPUSTAKAAN (Permendiknas Nomor 25 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah) Setiap sekolah/madrasah untuk semua jenis dan jenjang dapat mengangkat kepala perpustakaan, jika memiliki: 1. Tenaga perpustakaan sekolah/madrasah lebih dari satu orang, disepakati: minimal 1 orang 2. Rombongan belajar (rombel) lebih dari enam, disepakati: minimal 6 rombel 3. Koleksi minimal 1000 (seribu) judul materi perpustakaan, disepakati: minimal 500 judul KETENTUAN KEPALA LABORATORIUM/BENGKEL (Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana Prasarana) SEKOLAH DASAR 1. Laboratorium IPA dapat memanfaatkan ruang kelas. 2. Sarana laboratorium IPA berfungsi sebagai alat bantu mendukung kegiatan dalam bentuk percobaan. 3. Setiap satuan pendidikan dilengkapi sarana laboratorium IPA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 1. Ruang laboratorium IPA berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran IPA secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. 2. Ruang laboratorium IPA dapat menampung minimum satu rombongan belajar 3. Rasio minimum luas ruang laboratorium IPA 2,4 m/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar minimum ruang laboratorium IPA 5 m. 4. Ruang laboratorium IPA dilengkapi dengan fasilitas untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. 5. Tersedia air bersih. 6. Ruang laboratorium IPA dilengkapi sarana SEKOLAH MENENGAH ATAS A. Ruang Laboratorium Biologi 1) Ruang laboratorium biologi berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran biologi secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. 2) Ruang laboratorium biologi dapat menampung minimum satu rombongan belajar. 3) Rasio minimum ruang laboratorium biologi 2,4 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar minimum ruang laboratorium biologi 5 m. 4) Ruang laboratorium biologi memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. 5) Ruang laboratorium biologi dilengkapi sarana B. Ruang Laboratorium Fisika 1) Ruang laboratorium fisika berfungsi se bagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran fisika secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. 2) Ruang laboratorium fisika dapat menampung minimum satu rombongan belajar. 3) Rasio minimum ruang laboratorium fisika 2,4 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2 . Lebar ruang laboratorium fisika minimum 5 m. 4) Ruang laboratorium fisika memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. 5) Ruang laboratorium fisika dilengkapi sarana C.Ruang Laboratorium Kimia 1) Ruang laboratorium kimia berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran kimia secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. 2) Ruang laboratorium kimia dapat menampung minimum satu rombongan belajar. 3) Rasio minimum ruang laboratorium kimia 2,4 m2 /peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar ruang laboratorium kimia minimum 5 m. 4) Ruang laboratorium kimia memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. 5) Ruang laboratorium kimia dilengkapi sarana D. Ruang Laboratorium Komputer 1) Ruang laboratorium komputer berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. 2) Ruang laboratorium komputer dapat menampung minimum satu rombongan belajar yang bekerja dalam kelompok @ 2 orang. 3) Rasio minimum luas ruang laboratorium komputer 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium komputer 30 m2. Lebar minimum ruang laboratorium komputer 5 m. 4) Ruang laboratorium komputer dilengkapi sarana E. Ruang Laboratorium Bahasa 1) Ruang laboratorium bahasa berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan berbahasa, khusus untuk sekolah yang mempunyai Jurusan Bahasa. 2) Ruang laboratorium bahasa dapat menampung minimum satu rombongan belajar. 3) Rasio minimum ruang laboratorium bahasa 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium 30 m2. Lebar mi- nimum ruang laboratorium bahasa 5 m. 4) Ruang laboratorium bahasa dilengkapi sarana Hal hal yang menyangkut Laboratorium 1. Di SMP/SMA/SMK jika terdapat laboratorium bahasa dan atau computer dapat diakui 2. Kepala Laboratorium diakui jika : a. Memiliki ruangan laboratorium tersendiri b. Memiliki sarana dan prasarana sesuai SPM c. Memiliki/menyelenggarakan administrasi laboratorium, seperti struktur d. organisasi, buku agenda praktik, daftar inventaris/bahan lab, jadwalpemakaian ruang e. Memiliki laboran dan atau teknisi lab PENAMBAHAN JAM PELAJARAN 1. Penambahan jam pelajaran sesuai Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tetang Standar Isi maksimal 4 (empat) jam untuk seluruh mata pelajaran. 2. Penambahan jam pelajaran berdasarkan kepentingan siswa (peserta didik) dan dilakukan setelah melalui analisis konteks. 3. Penambahan jam pelajaran harus dimuat dalam dokumen kurikulum, memuat alasan penambahan jam diikuti perubahan jam dalam struktur kurikulum, silabus, dan RPP